Aktivis 98 : Jokowi Harus Cuti Atau Diadili

- Penulis

Kamis, 9 November 2023 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi Publik

Diskusi Publik "Aktivis 98 Tolak Politik Dinasti" di Kafe Perjuangan, Duren Tiga Jakarta Selatan. Kamis (09/11/2023). Foto : ADAKABAR.SITE

JAKARTA, ADAKABAR.SITE – Presidium Perhimpunan Aktivis 98 menggelar diskusi publik dengan tema “Aktivis 98 Tolak Politik Dinasti” di Kafe Perjuangan, Duren Tiga Jakarta Selatan pada Kamis (09/11/2023).

Aktivis 98 juga menuntut Jokowi selama tahapan pemilu 2024 berlangsung harus cuti untuk memastikan pemilu bersih, jurdil dan penyelenggara pemilu yang netral.

Diskusi menghadirkan narasumber Baykuni, pengamat politik dari Universitas Moestopo Beragama, Agung Nugroho,  Aktivis KOMRAD 98, Fauzan Luthsa, aktivis FAMRED 98. Sementara sebagai moderator Ardian Fadillah, Aktivis SMID yang juga caleg PKB dapil Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fauzan Luthsa menyampaikan bahwa Jokowi telah banyak menabrak peraturan dan perundang-undangan demi kekuasaan politiknya.

“Bahkan mungkin tokoh yang pernah berkuasa di era orba pun tidak akan pernah menyangka jika spirit orba dapat bangkit seperti saat ini, penyelenggaraan negara yang nepotismenya dilakukan benderang,” jelas Fauzan Luthsa.

Baca Juga :  Realisasikan Program Prabowo Gibran, Partai Prima Jakarta Gelar Tebus Sembako Murah Kepada Warga Kurang Mampu

Menurutnya penyelenggara negara sudah secara nyata tidak menjalankan TAP MPR No 11/1998 mengenai Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

“Mantan Ketua MK Anwar Usman harus diberhentikan dari jabatan hakim. Pelanggaran berat yang dilakukannya telah membuat angin ribut dalam kehidupan bernegara,” jelasnya.

Ia mengatakan karena pemerintahan saat ini sudah mengalami distrust, maka Presiden Jokowi sebaiknya cuti.

Suasana jalannya diskusi publik di Kafe Perjuangan, Duren Tiga Jakarta Selatan, Kamis (09/11/2023). Foto: ADAKABAR.SITE

Senada dengan Fauzan, Agung Nugroho mengatakan saat ini kita berhadapan dengan pemerintahan psikopat yang tidak peduli dengan norma dan moral demi kekuasaan politik.

“Itu bisa kita lihat dari mencla menclenya sikap Jokowi terhadap pelaksanaan pemilu” ujar Agung biasa dia dipanggil.

Agung juga menjelaskan apa yang dilakukan Jokowi saat ini adalah bagaimana melanjutkan kekuasaannya dengan melakukan politik dinasti.

Baca Juga :  Yayasan Mudra Swari Saraswati Tunjuk Laksmi Deneefe Suardana Sebagai Duta Festival

“Dengan memanfaatkan kekuasaannya Jokowi melakukan tindakan politik yang menabrak segala bentuk peraturan dan perundang-undangan untuk kepentingan keluarga dan koleganya miliki kekuasaan  politik” ungkap Agung.

Agung menyerukan agar Jokowi secara sadar untuk mengambil cuti selama tahap pemilu berlangsung agar pemilu berjalan bersih, jujur, adil, dan pelaksana pemilu yang netral.

Sementara Baykuni, menyatakan bahwa Jokowi harus diadili karena telah melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme dan memanfaatkan kekuasaannnya sebagai presiden untuk memberikan kemudahan keluarganya memiliki kekuasaan politik.

“Jokowi harus diadili dan dimakzulkan karena telah melanggar aturan dan perundang-undangan” tegas Baykuni.

Baykuni juga menjelaskan bahwa pemakzulan Jokowi tidak akan mengganggu pelaksanaan pemilu karena Indonesia pernah menghadapi hal serupa ketika Soeharto mundur digantikan Habibie. (af)

Berita Terkait

Tingkatkan Gizi Anak dan Cegah Stunting Sejak Dini, Partai Prima Bagikan Susu Sehat Untuk Warga Jakarta
Realisasikan Program Prabowo Gibran, Partai Prima Jakarta Gelar Tebus Sembako Murah Kepada Warga Kurang Mampu
Debat Cawapres, Ketua Partai Prima Jakarta: Gibran Menang Meski ‘Diserang’
Tanggapi Debat Capres, Wakil Ketua TKD Prabowo Gibran Sumsel: Prabowo Tegas Tapi Tetap Santuy
Hadiri Nobar Debat Capres, Ketua Partai Prima Jakarta Puji Penampilan Lugas Prabowo
Resmikan Posko Rakyat Adil Makmur, PRIMA Sumsel Pastikan 60 Persen Kemenangan Prabowo Gibran
Pengukuhan TKD DKI Jakarta Wajibkan Menang Signifikan Satu Putaran Untuk Prabowo-Gibran
Setelah Jakarta, Giliran Bekasi Aksi Bela Palestina
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:43 WIB

Diskusi Buku “Bebaskan Kami Berkontrasepsi”, Siap Edukasi Masyarakat Tentang Pentingnya Hak Kesehatan Reproduksi di Indonesia

Sabtu, 10 Februari 2024 - 13:24 WIB

Untuk Apa Makan Siang Gratis di Sekolah Bagi Semua Anak Setiap Hari?

Sabtu, 10 Februari 2024 - 11:31 WIB

Belajar dari Revolusi Putih di India

Senin, 16 Oktober 2023 - 15:08 WIB

Krisis Iklim ‘Tidak Netral Gender’ : PBB Menyerukan Agar Kebijakan Lebih Fokus Pada Perempuan

Senin, 4 September 2023 - 20:50 WIB

Dokter Anjurkan Tambal Gigi Meski Lubang Kecil

Selasa, 11 Juli 2023 - 19:15 WIB

RS Premier Jatinegara Beri Layanan Perawatan Mata Komprehensif Lewat Eyecentric Clinic

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:36 WIB

Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Rabu, 29 Maret 2023 - 02:46 WIB

The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Berita Terbaru