Bahas ‘Perempuan Itu Berlawan’, Dewi Nova: Ini Buku Aksi dan Bisa Di TikTokan

- Penulis

Selasa, 30 Januari 2024 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewi Nova tengah membahas ‘Perempuan Itu Berlawan’ pada acara peluncurannya, Sabtu (27/01/2024) di Café Liberdade, Jakarta. Foto: Adakabar.site

Dewi Nova tengah membahas ‘Perempuan Itu Berlawan’ pada acara peluncurannya, Sabtu (27/01/2024) di Café Liberdade, Jakarta. Foto: Adakabar.site

JAKARTA, ADAKABAR.SITE – Dewi Nova, seorang penulis mengatakan bahwa ‘Perempuan Itu Berlawan’ sebagai buku aksi. Hal tersebut disampaikannya pada acara peluncuran buku terbitan Suluh Perempuan itu, Sabtu (27/01/2024) di Café Liberdade, Lebak Bulus Jakarta Selatan.

Selain Dewi Nova hadir para pembahas lain seperti Prof. Musdah Mulia (Pendiri Indonesian Conference on Religion and Peace/ICRP), dr. Sandra Suryadana (Dokter Tanpa Stigma), dan Ayu Wulandaru sebagai moderator acara.

Buku ‘Perempuan Itu Berlawan’ 182 halaman sendiri menghadirkan 12 penulis antara lain Sri Andi Wulandari, Anis Machfudoh, Bella Afina, Dhany, Fen Budiman, Jurni Piereananta, Milla Joesoef, Rere Marselina, Rini Hartono, Rubi, Sandra Suryadana dan Septianita Azalea.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pengantar buku dituliskan bahwa ide penerbitan buku ini berawal pada tahun 2019 dalam rangka memperingati 16 HAKTP dan menjadi semacam dokumentasi dan refleksi perjuangan menolak kekerasan terhadap perempuan.

Baca Juga :  Debat Cawapres, Ketua Partai Prima Jakarta: Gibran Menang Meski ‘Diserang’

Menurut Dewi Nova di buku ini ada nukilan-nukilan kalimat yang kuat yang itu bisa di TikTokan menggunakan suara, dengan musik dan bisa menggiring orang untuk membaca buku ini. Teknologi yang terus berkembang harus digunakan untuk menyebarkan pikiran-pikiran yang tertulis di buku.

“Menurutku buku ini adalah buku aksi atau buku bertindak, baik sebelum menjadi buku maupun sesudah menjadi buku. Kenapa aku menyebut sebagai buku aksi atau buku bertindak karena kalau kita membaca beberapa tulisan di buku ini genrenya memoar, jadi model menuliskannya bagaimana dia mendampingi sesama perempuan yang mengalami kekerasan setelah sebelum dia menulis ini sudah ada tindakan dan dia mengalami–menjadi korban kekerasan, ““ujar perempuan yang namanya kerap disingkat Denov ini.

Suasanan peluncuran buku ‘Perempuan Itu Berlawan’ terbitan Suluh Perempuan, Sabtu (27/01/2024) di Café Liberdade, Lebak Bulus Jakarta Selatan. Foto: Adakabar.site

Denov juga berpendapat meski saat ini ada dinamika peradaban-dinamika budaya dimana orang sudah terbiasa menggunakan sosial media dan membaca e-book tapi keberadaan buku selalu punya kenikmatan tersendiri.

Baca Juga :  Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

“Aku percaya masih ada orang-orang yang suka berlama-lama di perpustakaan sama seperti halnya di ruang yoga, di ruang sholat, begitu khidmat dia menikmati tidak hanya bukunya tapi menikmati suasananya, dia bisa menikmati sembari mencium aroma buku, “ujar perempuan berjuluk artivis ini.

Di akhir pembahasannya Denov memberi saran kepada penerbit agar buku ini bisa keliling Indonesia Raya dan dilakukan diskusi-diskusi dari aspek apapun baik itu medis, aspek psikologi, dari aspek sosiologi, maupun interpretasi agama.

“Jadi ini dijadikan sebagai edukasi publik ya.. itu yang menurutku aksi kedua setelah buku ini lahir dari aksi. Selamat ya.. kepada para penulis dan ditunggu tulisan selanjutnya, “pungkasnya. (tp)

Berita Terkait

Diskusi Buku “Bebaskan Kami Berkontrasepsi”, Siap Edukasi Masyarakat Tentang Pentingnya Hak Kesehatan Reproduksi di Indonesia
Dewan Nasional Suluh Perempuan 2024, Olin Monteiro Beri Contoh Peran Perempuan Dalam Merawat Alam
Launching Buku ‘Perempuan Itu Berlawan’, Musdah Mulia: Saya Merasa Ada Lagi Kehidupan
Tantangan Pancasila Di Zaman Medsos
Prihatin Banyak Siswa Miskin Belum Dapat Sekolah Negeri, DKR Serukan Gubernur Untuk Intervensi
Penyanyi Andien Dirikan Sekolah Gratis untuk Warga Kampung Pemulung Jakbar
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:43 WIB

Diskusi Buku “Bebaskan Kami Berkontrasepsi”, Siap Edukasi Masyarakat Tentang Pentingnya Hak Kesehatan Reproduksi di Indonesia

Sabtu, 10 Februari 2024 - 13:24 WIB

Untuk Apa Makan Siang Gratis di Sekolah Bagi Semua Anak Setiap Hari?

Sabtu, 10 Februari 2024 - 11:31 WIB

Belajar dari Revolusi Putih di India

Senin, 16 Oktober 2023 - 15:08 WIB

Krisis Iklim ‘Tidak Netral Gender’ : PBB Menyerukan Agar Kebijakan Lebih Fokus Pada Perempuan

Senin, 4 September 2023 - 20:50 WIB

Dokter Anjurkan Tambal Gigi Meski Lubang Kecil

Selasa, 11 Juli 2023 - 19:15 WIB

RS Premier Jatinegara Beri Layanan Perawatan Mata Komprehensif Lewat Eyecentric Clinic

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:36 WIB

Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Rabu, 29 Maret 2023 - 02:46 WIB

The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Berita Terbaru