Dokter Anjurkan Tambal Gigi Meski Lubang Kecil

- Penulis

Senin, 4 September 2023 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber foto: sehatq.com

Sumber foto: sehatq.com

DENPASAR, ADAKABAR.SITE – Dokter gigi drg. Anak Agung Ngurah Bagus Adinatha menganjurkan masyarakat untuk segera menambal gigi meski ukuran lubang kecil untuk mencegah risiko pemburukan lebih besar akibat sakit gigi.

“Untuk itu penting memeriksakan kesehatan gigi minimal enam bulan sekali sehingga jika ada lubang, bisa langsung ditangani agar tidak makin dalam,” kata Adhinatha di Denpasar, Senin.

Apabila pasien mengalami gigi berlubang sebelum timbul gejala seperti linu, ia menganjurkan untuk ditambal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasien dengan gigi berlubang namun belum mengalami nyeri, lanjut dokter yang mengenyam pendidikan di Universitas Mahasaraswati Denpasar, karena dampak lubang itu belum mengenai bagian tengah gigi atau disebut ruang pulpa dan belum mempengaruhi jaringan dentin gigi.

“Walau lubang di gigi terlihat kecil, tapi kemungkinan besar di dalam gigi, lubangnya sudah lebih besar sehingga lebih baik ditambal, ”katanya.

Baca Juga :  The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Dengan penambalan, lanjut dia, maka bakteri Streptococcus mutans, bakteri yang ditemukan di rongga mulut, tidak menjalar hingga ke dalam gigi.

Sedangkan jika pasien sudah mengeluhkan nyeri, ia pun menganjurkan pasien untuk dilakukan perawatan gigi yakni perawatan akar gigi (RCT), karena rasa nyeri itu bisa jadi dikarenakan sudah terjadi infeksi di bagian jaringan pulpa yang di dalamnya terdapat jaringan pembuluh darah dan pembuluh syaraf.

Untuk itu, dalam tindakan medisnya dokter akan membersihkan ruang pulpa tersebut agar steril dan bersih dari kuman atau bakteri, kemudian diberikan antibiotik dan lubang gigi akan ditambal permanen.

“Ditambal permanen agar tidak ada lagi jalan masuk kuman, sebagai akses masuk kuman ke dalam pembuluh darah di ujung akar. Jadi kami tutup aksesnya,” ucapnya.

Apabila gigi lubang diabaikan dan tidak ditangani, imbuh dia, Streptococcus mutans sebagai penyebab gigi berlubang, akan menumpuk di dalam gigi dan dapat masuk melalui jaringan pembuluh darah.

Baca Juga :  Krisis Iklim 'Tidak Netral Gender' : PBB Menyerukan Agar Kebijakan Lebih Fokus Pada Perempuan

“Kalau bakteri sampai di ujung akar gigi, kemudian meradang karena ada nanah. Jika bakteri sampai ke pembuluh darah itu bisa menjalar ke beberapa bagian vital,” katanya.

Sebelumnya, viral di media sosial terkait gigi berlubang yang berakibat fatal hingga membuat pasien meninggal dunia.

Cerita tersebut diunggah oleh salah satu akun media sosial di X (sebelumnya bernama Twitter pada Kamis (31/8).

Pasien itu disebutkan mengalami sakit gigit karena berlubang namun lebih memilih obat pereda nyeri tanpa ke dokter gigi.

Setelah dampak kesakitan makin parah, pasien itu kemudian dibawa ke salah satu rumah sakit di Jakarta dan didiagnosa mengalami Descending Necrotozing Mediastinitis (DNM) hingga mengakibatkan pasien tersebut meninggal dunia.

(ANTARA)

Berita Terkait

Diskusi Buku “Bebaskan Kami Berkontrasepsi”, Siap Edukasi Masyarakat Tentang Pentingnya Hak Kesehatan Reproduksi di Indonesia
Buka Dewan Nasional 2024, Ketum Suluh Perempuan Sampaikan Kenyataan Miris Dampak Perubahan Iklim Bagi Kaum Perempuan
Untuk Apa Makan Siang Gratis di Sekolah Bagi Semua Anak Setiap Hari?
Belajar dari Revolusi Putih di India
Krisis Iklim ‘Tidak Netral Gender’ : PBB Menyerukan Agar Kebijakan Lebih Fokus Pada Perempuan
RS Premier Jatinegara Beri Layanan Perawatan Mata Komprehensif Lewat Eyecentric Clinic
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet
The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:43 WIB

Diskusi Buku “Bebaskan Kami Berkontrasepsi”, Siap Edukasi Masyarakat Tentang Pentingnya Hak Kesehatan Reproduksi di Indonesia

Sabtu, 10 Februari 2024 - 13:24 WIB

Untuk Apa Makan Siang Gratis di Sekolah Bagi Semua Anak Setiap Hari?

Sabtu, 10 Februari 2024 - 11:31 WIB

Belajar dari Revolusi Putih di India

Senin, 16 Oktober 2023 - 15:08 WIB

Krisis Iklim ‘Tidak Netral Gender’ : PBB Menyerukan Agar Kebijakan Lebih Fokus Pada Perempuan

Senin, 4 September 2023 - 20:50 WIB

Dokter Anjurkan Tambal Gigi Meski Lubang Kecil

Selasa, 11 Juli 2023 - 19:15 WIB

RS Premier Jatinegara Beri Layanan Perawatan Mata Komprehensif Lewat Eyecentric Clinic

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:36 WIB

Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Rabu, 29 Maret 2023 - 02:46 WIB

The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Berita Terbaru