Perayaan 20 Tahun Ubud Writers And Reader’s Festval Bertabur Program Istimewa

- Penulis

Kamis, 19 Oktober 2023 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gala Opening di PURI UBUD Restaurant, Rabu (18/10/2023). Foto : BASKARA

Gala Opening di PURI UBUD Restaurant, Rabu (18/10/2023). Foto : BASKARA

BALI, ADAKABAR.SITE – Ubud Writers and Readers Festival (UWRF), festival kata-kata dan gagasan terdepan di Asia Tenggara, memulai perayaan 20 tahunnya pada Rabu, 18 Oktober 2023. Festival live yang berlagsung selama empat hari ini akan membawakan para penulis, penyair, dan novelis ternama sedunia untuk menjelajahi serangkaian tema yang beragam, untuk menghayati rasa ingin tahu dan petualangan intelektual di jantung Bali.

Festival tahun ini akan menampilkan lebih banyak program, bersama lebih dari 200 pembicara dan jumlah program yang sama. Program–program ini akan mencakup tidak hanya diskusi panel Main Program namun juga Special Events, Masterclasses, Book Launches, Film Screenings, Arts Exhibitions, dan Fringe Events di Denpasar dan Singaraja.

Gala Opening di PURI UBUD Restaurant, Rabu (18/10/2023). Foto : Prema Ananda

Di antara nama-nama penting yang akan ditampilkan dalam deretan pembicara perayaan 20 tahun Festival adalah pejuang lingkungan pemberani Vandana Shiva, wartawan dan podcaster Australia yang sangat digemari Leigh Sales dan Annabel Crabb, penulis Indonesia yang masuk nominasi Man Booker Prize Eka Kurniawan, wartawan, penyair, dan perupa senior Goenawan Mohamad, pemenang Booker Prize Bernardine Evaristo, penulis Irlandia Megan Nolan, dan banyak lagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai tambahan, Festival juga akan menyelenggarakan program seharian penuh selama dua hari di Universitas Udayana, Bali, menampilkan antara lain penulis Indonesia Henry Manampiring, juga sebuah acara Changemaker di Green School yang ikonik bersama pembicara seperti pegiat Vandana Shiva yang inspiratif, etnografer Dr. Justin Wejak, dan pegiat masyarakat adat Helena Gualinga. Setelah festival, akan diadakan serangkaian Satellite Program di Jambi, Maumere, dan Mataram, menampilkan penulis fiksi Amerika Tanaïs dan perupa Amerika Edel Rodriguez, berkat dukungan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta.

Baca Juga :  Keseruan Dongeng Kak Ardy, Hadirkan Keceriaan di Banyak RPTRA dan Sekolah se-Jabodetabek

“Kami sangat bersyukur karena, 20 tahun setelah digagasnya Ubud Writers & Readers Festival, kami masih dapat menyuguhkan acara ini kepada pada pecinta sastra, seni dan current affairs dari berbagai belahan dunia. Festival ini telah berfungsi sebagai sebuah wadah pertukaran kreatif dan intelektual antar budaya, mendekatkan umat manusia melalui kekuatan storytelling,” ujar Pendiri dan Direktur Festival Janet DeNeefe.

Tahun ini, festival akan memberikan Lifetime Achievement Award kepada penyair dan dramawan senior Bali Putu Wijaya. Kehidupan Putu Wijaya merupakan sebuah bukti mengenai daya transformatif dari kesusastraan, dengan jangkauan pengaruhnya yang begitu luas melampaui karier kepenulisannya yang produktif; ia juga merawat dan membimbing anak-anak muda Indonesia yang bercita-cita menjadi penulis dan penampil.

“Malam ini, kami akan merayakan karier Putu Wijaya, sosok termasyhur dalam sastra dan seni pertunjukan Indonesia. Dedikasi seumur hidupnya telah meninggalkan jejak yang tak terjabarkan dalam warisan kebudayaan kita semua, memperkaya hidup banyak orang dan mengilhami bakat-bakat baru yang tak terhitung jumlahnya untuk berkembang. Kata-katanya memiliki kekuatan untuk membawa para pembaca ke jantung kebudayaan Indonesia, dan merupakan sebuah kehormatan luar biasa bagi kami untuk memberikan penghargaan Lifetime Achievement bagi beliau pada malam ini,” ujar Janet DeNeefe.

Baca Juga :  Eropa Berjuang Mengalahkan Kecanduannya Terhadap Plastik. Mengapa Amerika Tertinggal Jauh?

Tahun ini, Festival kami juga akan meluncurkan Edisi Perayaan 20 tahun untuk Antologi Dwibahasa Tulisan-Tulisan Indonesia kami. Antologi ini akan mengumpulkan cerita pendek terbaik dari para penulis Emerging UWRF dari 2008 hingga 2022, ditambah sebuah cerita pendek baru dari penulis Emerging 2022 kami, yang sebelumnya telah mengikuti lokakarya menulis daring di awal tahun ini.

Untuk membantu para penulis Indonesia mendapatkan perhatian lebih, Festival tahun ini menampilkan 16 penulis dari Manajemen Talenta Nasional. Festival juga bertujuan mendukung pelestarian bahasa daerah dengan memberikan Penghargaan Rancage kepada lima penulis yang berkarya dalam bahasa daerah mereka masing-masing.

“Kami berharap Festival tahun ini dapat memantik kembali kecintaan terhadap seni dan sastra di hati setiap pengunjung festival. Kami juga berharap bahwa Festival ini dapat membantu kita semua mempertahankan optimisme bahwa, meskipun saat ini kita sedang menghadapi banyak sekali tantangan di dunia, kita tetap dapat menemukan makna dan solidaritas dengan orang lain melalui kerja-kerja kreatif,” tutup Janet DeNeefe. (tp)

Berita Terkait

SEPULUH PENULIS Indonesia terpilih dalam PROGRAM EMERGING WRITERS ubud writers & readers festival 2024
Ubud Writers & Readers Festival Mengundang Penulis Pemula untuk Ikut Seleksi Program, Ini Syarat-syaratnya.
Di Pertunjukan Tentang Bantargebang, Berderet Seniman Berekspresi Dalam ‘Kenduri Seni Nusantara 2023’
Yayasan Mudra Swari Saraswati Tunjuk Laksmi Deneefe Suardana Sebagai Duta Festival
Tari Cetik Kipas Melinting, Tarian Adat Sakral dari Lampung Yang Tampil di Detik-Detik Upacara HUT RI ke-78
Kisah Eross Candra, Penulis Lagu ‘Bendera’ Yang Laris Diputar Saat Peringatan Tujubelasan
Ada “Kapten Nova” di Pesta Film Keluarga Erasmus Huis
Keseruan Dongeng Kak Ardy, Hadirkan Keceriaan di Banyak RPTRA dan Sekolah se-Jabodetabek
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:43 WIB

Diskusi Buku “Bebaskan Kami Berkontrasepsi”, Siap Edukasi Masyarakat Tentang Pentingnya Hak Kesehatan Reproduksi di Indonesia

Sabtu, 10 Februari 2024 - 13:24 WIB

Untuk Apa Makan Siang Gratis di Sekolah Bagi Semua Anak Setiap Hari?

Sabtu, 10 Februari 2024 - 11:31 WIB

Belajar dari Revolusi Putih di India

Senin, 16 Oktober 2023 - 15:08 WIB

Krisis Iklim ‘Tidak Netral Gender’ : PBB Menyerukan Agar Kebijakan Lebih Fokus Pada Perempuan

Senin, 4 September 2023 - 20:50 WIB

Dokter Anjurkan Tambal Gigi Meski Lubang Kecil

Selasa, 11 Juli 2023 - 19:15 WIB

RS Premier Jatinegara Beri Layanan Perawatan Mata Komprehensif Lewat Eyecentric Clinic

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:36 WIB

Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Rabu, 29 Maret 2023 - 02:46 WIB

The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Berita Terbaru