Tari Cetik Kipas Melinting, Tarian Adat Sakral dari Lampung Yang Tampil di Detik-Detik Upacara HUT RI ke-78

- Penulis

Kamis, 17 Agustus 2023 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tari Cetik Kipas Melinting saat tampil di Istana Negara dalam acara HUT RI ke 78. Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

Tari Cetik Kipas Melinting saat tampil di Istana Negara dalam acara HUT RI ke 78. Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

JAKARTA, ADAKABAR.SITE – Tari Cetik Kipas Melinting berasal dari daerah Melinting, Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.

Tarian adat ini dianggap sakral karena hanya ditampilkan pada saat tertentu saja, dan salah satunya adalah tampil di Istana Kepresidenan Jakarta pada momen peringatan hari kemerdekaan RI ke-78, Kamis (17/8/2023).

Menurut sejarahnya Tari Cetik Kipas Melinting ini merupakan peninggalan Ratu Melinting yang berada di Kabupaten Lampung Timur, dan diperkirakan sudah ada pada abad ke-16 yakni pada masa Ratu Melinting yang pertama Minak kejala Bidin atau putranya yakni Pangeran Panembahan Mas, atau putranya Minak Yuda Resmi.

Tarian adat ini biasanya ditampilkan pada acara penyambutan tamu agung, para penarinya adalah kerabat atau keluarga ratu atau bangsawan Melinting.

Tari Cetik warnai perayaan HUT ke-78 RI di Istana Negara (Foto: YouTube Setpres RI)

Kini tarian ini sudah mengalami perubahan dan dalam perkembangannya sudah tidak dianggap sakral lagi sehingga biasa ditampilkan pada acara resmi, ajang festival, maupun untuk penyambutan tamu kehormatan.

Baca Juga :  Ubud Writers & Readers Festival Mengundang Penulis Pemula untuk Ikut Seleksi Program, Ini Syarat-syaratnya.

Selain gerakannya yang mengambil unsur flora dan fauna yang ada di daerah Lampung Timur tarian ini banyak mengandung filosofi yang mendasari kehidupan masyarakat Melinting, khususnya kehidupan tradisinya.

Pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia, Tari Cetik Kipas Melinting dipersembahkan oleh tim kesenian Sanggar Melinting Waway dari Desa Nibung. (tp)

 

(Dari berbagai sumber)

Berita Terkait

SEPULUH PENULIS Indonesia terpilih dalam PROGRAM EMERGING WRITERS ubud writers & readers festival 2024
Ubud Writers & Readers Festival Mengundang Penulis Pemula untuk Ikut Seleksi Program, Ini Syarat-syaratnya.
Perayaan 20 Tahun Ubud Writers And Reader’s Festval Bertabur Program Istimewa
Di Pertunjukan Tentang Bantargebang, Berderet Seniman Berekspresi Dalam ‘Kenduri Seni Nusantara 2023’
Yayasan Mudra Swari Saraswati Tunjuk Laksmi Deneefe Suardana Sebagai Duta Festival
Kisah Eross Candra, Penulis Lagu ‘Bendera’ Yang Laris Diputar Saat Peringatan Tujubelasan
Ada “Kapten Nova” di Pesta Film Keluarga Erasmus Huis
Keseruan Dongeng Kak Ardy, Hadirkan Keceriaan di Banyak RPTRA dan Sekolah se-Jabodetabek
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:43 WIB

Diskusi Buku “Bebaskan Kami Berkontrasepsi”, Siap Edukasi Masyarakat Tentang Pentingnya Hak Kesehatan Reproduksi di Indonesia

Sabtu, 10 Februari 2024 - 13:24 WIB

Untuk Apa Makan Siang Gratis di Sekolah Bagi Semua Anak Setiap Hari?

Sabtu, 10 Februari 2024 - 11:31 WIB

Belajar dari Revolusi Putih di India

Senin, 16 Oktober 2023 - 15:08 WIB

Krisis Iklim ‘Tidak Netral Gender’ : PBB Menyerukan Agar Kebijakan Lebih Fokus Pada Perempuan

Senin, 4 September 2023 - 20:50 WIB

Dokter Anjurkan Tambal Gigi Meski Lubang Kecil

Selasa, 11 Juli 2023 - 19:15 WIB

RS Premier Jatinegara Beri Layanan Perawatan Mata Komprehensif Lewat Eyecentric Clinic

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:36 WIB

Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Rabu, 29 Maret 2023 - 02:46 WIB

The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Berita Terbaru